Kombinasi Ideal Antara Desain Modern dan Daya Tahan: Mengapa Samsonite Varro Layak Anda Miliki

Tas menjadi salah satu aksesori yang penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang aktif dalam berbagai kegiatan. Salah satu merek terkemuka dalam industri tas adalah Samsonite, yang dikenal karena kualitas …

Tips Memilih Kursi Kantor yang Cocok dengan Gaya Kerja Anda

Kursi kantor yang tepat dapat membuat perbedaan besar dalam kenyamanan dan produktivitas Anda di tempat kerja. Namun, dengan begitu banyak pilihan yang tersedia di pasaran, memilih kursi kantor yang sesuai dengan …

Insto Dry Eyes: Senjata Ampuh Melawan Resiko Mata Kering yang Terus Menerus

Di era digital yang semakin canggih, mata kita seringkali menjadi korban dari paparan layar gadget yang terus menerus. Gejala mata kering menjadi masalah umum di kalangan banyak orang, dan sangat penting …

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Berternak Ikan Lele di Kolam Tembok

Cara berternak ikan lele di kolam tembok menjadi pilihan terbaik untuk beternak lele. Sesuai namanya, kolam yang dibangun adalah kolam yang dibuat memakai bahan pasir dan juga semen.

Jadi, otomatis lebih awet dan tahan lama serta aman dari kebocoran karena tampungan air. Sebelum berternak ikan lele, simak dahulu kelebihan dan kekurangannya berikut.

  • Awet dan Tahan Lama

Banyak pembudidaya yang menggunakan kolam tembok karena daya tahan yang dimilikinya lebih bagus dan awet. Tak heran karena kolam ini terbuat dari pasir dan semen sehingga membuat kolamnya jadi aman meski terkena musim panas maupun musim hujan.

Bahkan jika angin kencang sekalipun, kolam tetap aman karena sangat kokoh dan kuat. Jadi, pembudidaya tidak memerlukan biaya tambahan untuk renovasi kolam.

  • Ikan yang lebih aman

Kelebihan lain menggunakan kolam tembok untuk berternak ikan lele adalah ikan yang dipelihara tetap aman dan bebas dari pencurian. Biasanya, ikan tidak gampang jatuh maupun loncat keluar dari kolam.

Tentunya ini berbeda jika kamu budidaya ikan lele menggunakan terpal. Di metode ini, ikan lele rawan loncat keluar sehingga tidak menguntungkan pembudidaya.

  • Memiliki biaya perawatan yang lebih murah

Membangun kolam dengan tembok membutuhkan biaya yang mahal. Namun, perawatan kolamnya lebih murah. Hal tersebut karena kolam tidak memerlukan perawatan khusus. Perawatan rutinnya hanya mengganti air jika kolam sudah mulai keruh

  • Biaya Pembuatan Lebih Mahal

Dibanding metode lainnya, metode budidaya ikan lele dengan kolam tembok memang lebih mah. Belum lagi, pembuatannya juga agak lama dibanding jika menggunakan terpal. Agar memberi hasil bagus, pastikan dasar cara pembangunan kolam diperhatikan dengan baik.

  • Ikan mudah teracuni oleh semen

Jika ingin menggunakan kolam tembok, pastikan semennya benar-benar kering. Jangan sampai memasukkan bibit atau lele ke kolam belum kering sepenuhnya. Pasalnya, potensi ikan teracuni oleh semen sangatlah besar.

Berternak ikan lele sangat mudah dan tidak ribet, khususnya untuk pemula. Ikuti saja tips dari salamdaridesa.com di atas untuk mendapat hasil terbaiknya.